Ekspektansi, keunggulan, dan ukuran sampel: kapan hasil berarti sesuatu
- Cara mengukur keunggulan dengan benar
- Mengapa sampel kecil menyesatkan, dengan angka
- Cara membedakan keahlian dari keberuntungan dalam rekam jejak
Keunggulan = ekspektansi positif setelah biaya
Pelajaran "Risk–reward dan win rate" memperkenalkan ekspektansi: win rate × rata-rata untung − loss rate × rata-rata rugi. Keunggulan (edge) adalah strategi yang ekspektansinya tetap positif setelah biaya dalam jumlah trade yang besar.
Sampel kecil berbohong
Ambil strategi dengan win rate sebenarnya 50%. Dalam rangkaian 20 trade, mendapat 14 kemenangan atau lebih terjadi murni karena kebetulan sekitar 6% dari waktu, dan 6 kemenangan atau kurang juga sekitar itu. Jadi "win rate 70%" dari 20 trade hampir tidak membuktikan apa-apa.
| Trade | Sebaran umum win rate di sekitar 50% sebenarnya |
|---|---|
| 20 | sekitar ±22 poin persentase |
| 100 | sekitar ±10 |
| 400 | sekitar ±5 |
(Rentang 95% perkiraan: ±2 × √(0,25 ÷ jumlah trade).)
Keahlian atau keberuntungan?
- Lebih banyak trade, di berbagai kondisi pasar.
- Konsistensi dari bulan ke bulan, bukan satu bulan hebat.
- Hasil yang sesuai dengan logika strategi (strategi tren seharusnya bagus saat tren).
- Hasil serupa di luar sampel: pada data atau periode yang tidak dipakai untuk merancangnya.
Coba
Ekspektansi per hari, bukan per trade
Strategi +0,2R dengan 2 trade seminggu menghasilkan sekitar 0,4R seminggu. Strategi +0,1R dengan 10 trade seminggu menghasilkan 1R, jika eksekusi dan biaya tetap terjaga. Frekuensi penting, tetapi hanya selama keunggulan bertahan setelah biaya.
- Menyebut 20 trade bagus sebagai keunggulan.
- Mengabaikan biaya saat menghitung ekspektansi.
- Menilai strategi hanya pada satu kondisi pasar.
Uji diri Anda
- Keunggulan berarti ekspektansi positif setelah biaya, dalam banyak trade.
- Sampel kecil berayun liar: 20 trade hampir tidak membuktikan apa-apa.
- Cari konsistensi lintas waktu dan kondisi.