Risiko copy trading
Copy trading bisa menghemat waktu dan memberi akses pada keputusan trader berpengalaman. Tetapi copy trading juga menyalin kerugian mereka. Inilah yang perlu dipahami terlebih dahulu.
1. Hasil masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan
Tahun yang bagus bisa diikuti tahun yang buruk. Pasar berubah, dan strategi bisa berhenti berhasil.
2. Lihat drawdown, bukan hanya imbal hasil
Penyedia yang menghasilkan 80% dengan drawdown 60% mengambil risiko jauh lebih besar daripada penyedia yang menghasilkan 25% dengan drawdown 6%. Drawdown menunjukkan apa yang harus Anda tahan.
3. Waspadai risiko tersembunyi
- Tanpa stop loss atau stop yang sangat lebar.
- Averaging down (menambah posisi yang sedang rugi), yang terlihat mulus sampai akhirnya gagal parah.
- Win rate yang sangat tinggi dengan untung kecil-kecil dan sesekali rugi sangat besar.
- Riwayat yang pendek: hasil beberapa minggu belum banyak berarti.
4. Ukuran dan batas Anda
Salin dengan ukuran yang sanggup Anda tanggung, atur batas kerugian harian dan stop equity, dan mulailah dari kecil.
5. Biaya
Spread, komisi, swap, dan biaya bagi hasil semuanya mengurangi hasil Anda.
6. Uang Anda, akun Anda
Dengan copier seperti Goldman Copier, uang tetap berada di akun broker Anda sendiri dan Anda bisa berhenti menyalin kapan saja. Cara kami menjaga keamanan akun